Blogroll

Memahami Pengertian Provider dan Jenis-Jenis Layanannya



    Apa itu provider?

    Zaman semakin modern, kemajuan teknologi juga semakin pesat. Dunia internet pun semakin berkembang. Banyak sekali bermunculan istilah provider dalam kehidupan sehari-hari. Sebenarnya apa pengertian provider? Apakah ada macam-macamnya?, yuk langsung saja simak lebih lanjut pembahasannya di bawah ini.
    Baca juga : pengertian dan jenis simulasi digital masa kini

    Pengertian Provider

    Provider saat ini mungkin sudah menjadi teman dekat para pengguna internet. Ada banyak jenis dan macam beserta kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun, sudahkah Anda telah mengetahui definisi apa yang paling tepat untuk istilah ini?

    Provider adalah badan usaha atau perusahaan yang bertindak sebagai penyedia layanan bagi para penggunanya. Kadang kala istilah ini menjadi sebutan bagi pihak pembuatan website serta pengaturan dan promosi penempatannya pada dunia cyber.

    Jenis-jenis Layanan Provider

    Provider atau penyedia layanan internet telah hadir dalam berbagai jenis. Hal ini tentunya merupakan upaya menghadirkan produk-produk yang sesuai dengan minat konsumen. Selain itu juga, pengguna dapat menentukan pilihan berdasarkan kebutuhannya. Berikut ini beberapa contohnya:

    1. Mobile Access

    Salah satu layanan dari penyedia adalah mobile access. Apakah itu? Jenis yang satu ini merupakan tipe akses internet paling mudah. Biasanya penggunaannya adalah untuk skala tidak terlalu besar, seperti mahasiswa (perorangan), toko daring, dan usaha kecil menengah (UKM).

    Mobile access merupakan jenis layanan yang memberi kemudahan dan kepraktisan. Pengguna hanya memerlukan telepon selular atau sebuah modem tipe CDMA atau GSM. Selain itu, untuk pembayaran menggunakan pulsa. Namun, sayangnya sinyal provider menentukan keberadaannya.

    2. Dial Up

    Dial up memiliki dua macam layanan akses. Keduanya adalah dalam lingkup profesional (corporate) atau personal (pribadi). Pengguna personall biasanya hanya menggunakan internet selama beberapa waktu. Sedangkan tipe profesional adalah kebalikannya, yati dalam skala besar.

    Secara umum, jenis provider dial up merupakan jenis layanan yang mengharuskan penggunanya memiliki kabel telepon. Selain itu, pelanggan perlu pula sebuah dial up modem. Namun bagaimana cara menggunakannya? Pertama-tama, calon konsumen harus mendaftar ke perusahaan penyedia.

    3. Digital Subscriber Line (DSL)

    Dial Subscriber Line adalah salah satu jenis layanan provider yang juga memerlukan kabel telepon dalam pemasangannya. DSL memiliki kecepatan akses yang patut mendapat penilaian baik. Bahkan kemampuannya dapat lebih cepat daripada Dial Up.

    Jenis layanan Dial Subscriber line memiliki sebuah keunikan, yaitu frekuensinya berbeda. Hal ini menyebabkan penggunanya mampu memakai saluran telepon sekaligus berselancar menggunakan internet dalam satu waktu atau secara bersamaan. Jadi, tidak perlu mengorbankan salah satu.

    4. Broadband over Power Lines (BPL)

    Broadband over Power Lines adalah salah satu jenis layanan dari penyedia yang memberikan akses internet dengan menggunakan jaringan tv kabel. Pengguna memerlukan alat tambahan berupa sebuah modem tipe broadband. Cukup berbeda dari beberapa macam sebelumnya.

    BPL memberikan banyak kemudahan bagi para penggunanya. Salah satu keunikan yang menjadi keunggulannya adalah, konsumen dapat berselancar dengan internet sambil menonton televisi secara terus menerus tanpa ada batasan waktu. Kecepatannya bervariasi, antara 384kb sampai 3mb.

    5. Hotspot

    Nah, istilah hotspot sepertinya sudah tidak begitu asing bagi sebagian telinga para pengguna layanan internet. Jenis provider satu ini mampu memberikan akses bagi pemakainya dengan menggunakan perangkat apa saja, misalnya laptop, handphone, notebook, atau komputer dengan aplikasi WiFi.
    Hotspot merupakan nama dari sebuah tempat yang memiliki saluran internet sehingga penggunanya dapat berselancar dengan jaringan itu. Umumnya, jenis layanan ini ada pada tempat-tempat umum seperti cafe dan mall untuk menarik pengunjung, kantor dan universitas bagi kepentingan khusus.

    6. Satellite Very Small Aperture Terminal (VSAT)

    Salah satu jenis layanan ini memiliki keunikan yang agak berbeda dengan beberapa macam lainnya. VSAT berperan sebagai sebuah stasiun dengan tugas menerima sinyal dari satelit dengan bantuan antena piringan. Struktur seperti parabola ini adalah penerima sekaligus pengirim data ke satelit.

    Penggunaan Satelite Very Small Aperture Terminal cenderung memerlukan biaya yang cukup mahal. Namun, harga tinggi ini akan sesuai dengan kualitasnya. Kecepatan akses layanan bahkan bisa mencapai 6 Mb. Lebih cepat daripada beberapa jenis provider lainnya yang telah ada.

    7. T1 dan T3 Line

    Layanan internet T1 ini memiliki kecepatan yang super tinggi, yaitu bisa mencapai 1.544 Mbps. Dalam penggunaannya, konsumen perlu menyediakan kabel telepon. Jaringan secepat ini umumnya menjadi pilihan bagi berbagai perusahaan besar atau juga beberapa instansi pemerintahan.

    Berbeda dengan layanan T1, kecepatan T3 memang berbeda tetapi tidak kalah cepat yaitu mencapai 44.725 Mbps. Wah, cepat sekali bukan? Namun, sayangnya dalam penyalurannya ada keterbatasan berupa hanya dapat menggunakan kabel fiber optik sebagai penghantar, tidak bisa jenis lainnya.

    8. Gelombang Radio

    Radiasi elektromagnetik memiliki berbagai bentuk pada kehidupan nyata, salah satunya hadir sebagai jenis layanan internet bernama gelombang radio. Sudahkah Anda tahu? Namun, sayangnya penggunaan tipe provider ini memiliki keterbatasan wilayah, hanya pada daerah dengan pemancar.

    Gelombang radio hanya dapat menjadi opsi jenis layanan internet bagi para pengguna yang berada pada daerah dengan pemancar hingga radius atau jarak khusus. Konsumen sudah jarang memilih tipe provider seperti ini. Kecepatan pentransferan datanya dapat mencapai 512 Kb dengan modem.

    9. Fiber Optik

    Ada lagi jenis layanan bagi para pemakai internet, yaitu fiber optik. Tipe provider seperti ini tentu memerlukan kehadiran kabel dengan nama serupa agar pentransferan data dapat berlangsung. Kecepatan aksesnya sangatlah tinggi, bahkan bisa mencapai 1 Gbps. Wah, kilat sekali, bukan?
    Layanan internet dengan fiber optik ini mampu mentransfer data dengan sangat cepat.

    Penggunaannya biasanya pada instansi atau perusahaan-perusahaan besar dengan keperluan yang tentu memerlukan kecepatan provider seperti itu agar segala kegiatan dapat berlangsung baik.

    Macam-macam Provider Internet

    Selain jenis, ada banyak pula macam-macam provider dari berbagai perusahaan penyedia layanan internet. Sebagai sebuah produk yang hadir untuk bersaing tentu memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Berikut beberapa contohnya:

    1. Telkomsel

    Telkomsel merupakan salah satu provider yang sangat populer bagi masyarakat Indonesia. Berdasarkan pengalaman dari seorang pengguna, kekurangan dari layanan internet ini adalah harganya agak lebih tinggi. Namun, kelebihannya berupa kecepatan akses cenderung lebih tinggi.

    2. XL

    XL juga merupakan layanan yang sudah lama hadir menyapa konsumen. Kekurangan dari provider dua huruf ini mirip dengan Telkomsel, harganya agak mahal. Namun, kecepatannya sebanding dengan nilai yang konsumen bayar.

    3. Indosat

    Salah satu dari banyaknya pilihan provider bagi masyarakat Indonesia adalah Indosat. Layanan internet dari perusahaan penyedia layanan ini memiliki kekurangan berupa kecepatan lebih rendah dari beberapa pesaingnya. Adapun kelebihannya adalah harga yang murah.

    Nah, itu tadi beberapa hal yang berkaitan dengan provider yang patut pengguna ketahui. Setelah membaca artikel ini pembaca pun tahu bahwa ada banyak sekali jenis layanan internet serta berbagai macam beserta kekurangan dan kelebihannya.