Blogroll

Memahami Pengertian Algoritma, Sejarah, Jenis, Contoh dan Fungsinya



    Apa itu algoritma

    Apa itu algoritma? Pastinya kebanyakan orang menuju sebuah pendapat yang berhubungan tentang komputer, matematika, atau bahasa pemrograman. Namun apa sejatinya pengertian tentang kata tersebut?, Nah pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai algoritma mulai dari pengertiannya, sejarah, jenis jenis algoritma, contoh dan fungsinya. Simak lebih lanjut penjelasannya dibawah ini.
    Baca juga : pengertian jaringan internet berbasis LAN, MAN, WAN

    Pengertian Algoritma

    Pengertian algoritma adalah sesuatu urutan langkah logis yang penggunaannya sebagai penyelesaian sebuah masalah. Contoh gambaran secara sederhana dalam aktivitas sehari-hari, seperti seseorang memasak air. Tentu saja algoritmanya berhubungan dengan hal tersebut.

    Seumpamanya harus menyiapkan panci, kemudian memasukkan airnya, lalu menutupnya, setelah itu menaruh pada kompor, tunggu hingga mendidih, selanjutnya tuangkan ke dalam wadah. Jadi urutan langkah-langkah tersebut adalah algoritma dalam memasak dan juga prosesnya logis atau jelas.

    Namun, apabila penerapannya dalam ilmu komputer dan matematika, pengertian algoritma lebih sebagai prosedur dari berbagai jenis penghitungan, pemrosesan data, hingga sampai penalaran secara otomatis.

    Sejarah Algoritma

    Para ahli bidang ilmu matematika meyakini, bahwasanya kata algorism berasal dari sebuah nama seorang penulis Arab terkenal Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al-Khawarizmi. Beliau lah yang telah menemukan bentuk bilangan aljabar dan algoritma.

    Kalangan orang barat melafalkan kata al-Khawarizmi dengan algorism. Abu Abdullah Ibnu Musa ini lahir pada tahun 770 M – 840 M) tepatnya sekitar khawarizm. Beliau merupakan salah satu dari sekian banyak ilmuwan terkenal pada jamannya.

    Salah satu karya bukunya adalah kitab Aljabar Wal-Muqabala yang mempunyai arti “Buku Pemugaran dan Pengurangan”. Dari situlah kata Aljabar juga muncul dan juga menjadi cabang pada bidang ilmu matematika.

    Jenis-Jenis Algoritma

    Jenis jenis algoritma
    Jenis jenis algoritma
    Ada beberapa jenis-jenis dari algoritma sendiri Yaitu Bahasa Natural, FlowChart dan Pseudocode. Semua itu sebagai pendekatan dalam memahami setiap instruksi dalam pemrograman. Berikut dibawah ini penjelasan masing-masing jenis algoritma:

    1. Algoritma Bahasa Natural

    Jenis algoritma yang pertama adalah algoritma bahasa natural yaang digunakan sebagai instruksi dalam langkah-langkah penulisan yang mana menggunakan berbagai gaya bahasa yang mudah dalam pemahamannya. Juga merupakan langkah pendekatan dalam menyelesaikan sebuah permasalahan. Selain itu juga merupakan sebuah pendekatan awal dalam memahami algoritma, berbagai kasus atau penyelesaian suatu permasalahan.

    2. Algoritma FlowChart

    Algoritma flowchart ini merupakan salah satu jenis yang dalam penyajiannya menggunakan bentuk-bentuk simbol atau gambar-gambar. Dengan bentuk model seperti itu, maka mudah untuk membacanya serta memahaminya secara logis.

    Saat melakukan pemecahan sebuah masalah menggunakan algoritma flowchart ini, maka Anda harus terlebih dahulu memahami penggunaan simbol atau gambarnya. Jadi lebih jelasnya dapat menggambarkan hubungan berbagai instruksi dalam suatu program.

    3. Algoritma Pseudocode

    Pada algoritma pseudocode ini gambaran secara sederhananya adalah langkah menyelesaikan suatu masalah dalam penulisan melalui pendekatan instruksi bahasa pemrograman. Tujuannya agar mudah dalam memahaminya.

    Dalam penulisan algoritma pseudocode ini sebenarnya tidaklah mengenal aturan syntax (cara penulisan kode / instruksi. Langkah dalam penulisannya menggunakan pendekatan bahasa pemrograman pascal. Urutannya pertama judul, kedua deklarasi, ketiga deskripsi dan komentar.

    Kelebihan Algoritma

    Penggunaan algoritma sendiri akan memudahkan dalam memahami setiap penyelesaian masalah karena sudah terstruktur dengan logis atau jelas. Selain itu dalam penulisannya sendiri tidak tergantung terhadap satu bahasa pemrograman manapun. Jadi mengikuti setiap komputer yang melaksanakan.

    Selanjutnya apapun pemakaian bahasa dalam pemrograman, maka keluaran output nya akan tetap karena algoritmanya sama. Juga dalam penerjemahan notasi algoritma dapat menggunakan berbagai macam terjemahan bahasa.

    Kelebihannya lagi adalah dalam memecahkan masalah menggunakan cara rasional. Selain itu juga memberikan kejelasannya dengan menyajikan proses solusi yang terperinci. Dengan demikian dapat mengidentifikasi kelemahan dan kesalahan pada keseluruhan seperti evaluasi, kontrol dan analisis program.

    Contoh Algoritma Dalam Kehidupan Sehari-Hari

    Penjelasan berikut merupakan bentuk contoh algoritma yang sering orang lakukan dalam kehidupan sehari-hari, simak lebih lanjut dibawah ini:

    1. Instal Aplikasi Android Melalui PlayStore

    • Membuka aplikasi PlayStore
    • Mencari aplikasi yang pada mesin pencarian
    • Kemudian sistem menampilkan berbagai jenis aplikasi sesuai kata kunci
    • Lalu pilih salah satu aplikasinya sesuai keinginan
    • Tekan tombol download
    • Proses pengunduhan akan berjalan
    • Bilamana gagal akan tampil tulisan download kembali, jika berhasil muncul tombol instal
    • Tab tombol instal tersebut
    • Tunggu hingga selesai menginstal

    2. Nonton Film Bioskop

    • Pergi menuju bioskop
    • Memilih jenis film yang sedang tayang
    • Membayar tiket masuk
    • Mendapatkan tiket masuk
    • Menunggu hingga jam pemutaran film
    • Masuk ke dalam ruangan bioskop sesuai nomor urut pada tiket
    • Cari kursi sesuai nomor dalam tiket
    • Menonton film hingga selesai

    3. Koneksi Perangkat ke Jaringan Wifi

    • Memilih koneksi wifi yang tersedia
    • Memasukkan username dan password wifi
    • Jika tidak sesuai, maka sistem akan memunculkan pemberitahuan gagal koneksi
    • Bila sesuai, koneksi akan langsung aktif dan siap internetan dengan wifi

    Fungsi-Fungsi Algoritma

    Pastinya suatu program akan ada suatu permasalahan, entah itu sifatnya rumit atau mudah. Namun Anda juga perlu mengetahui cara menyelesaikan hal tersebut. Jadi penggunaan algoritma dapat memudahkan dalam memecahkan masalah tersebut. Berikut beberapa fungsinya:

    1. Pemecah Program Sulit

    Dalam sebuah program tentunya banyak sekali permasalahan yang terkadang sulit untuk terpecahkan, namun dengan menggunakan algoritma bisa memudahkan hal tersebut. Walaupun masalah yang muncul dapat dikatakan sangatlah rumit dan susah.

    Tetap saja algoritma bisa bisa mengantisipasi timbulnya permasalahan program yang bersifat sulit atau rumit tersebut. Jadi kehadirannya sangatlah membantu dalam mempermudah memecahkan pada sistem pemrograman.

    2. Penggunaan yang Berulang

    Memanglah pada dasarnya semua manfaat atau fungsi dari algoritma ini bisa Anda maksimalkan dalam penggunaannya. Selain itu juga, bisa menggunakannya secara berulang-ulang yang mana bisa secara cepat membantu pekerjaan tanpa harus memperbarui lagi.

    Jadi dengan penggunaan yang berulang-ulang ini dapat memudahkan pengguna dalam menjalankan sebuah program. Apabila terdapat permasalahan bisa dengan cepat menggunakan Algoritma ini dengan maksimal.

    3. Menemukan Kesalahan Program

    Ketikan menjalankan suatu program, namun terjadi sebuah permasalahan, maka penggunaan algoritma ini dapat membantu memudahkan dalam menemukan kesalahan yang ada. Bahkan, lebih cepat dan efisien penanganannya.

    Jadi dengan bantuan algoritma ini dapat mengetahui berbagai alur yang lebih jelas tentang segala macam program yang ada. Dengan demikian dapat membantu programer agar bisa menghindari atau melakukan pencegahan kesalahan serupa dan permasalahan lainnya.

    4. Memudahkan Modifikasi Program dan Lebih Terstruktur

    Bilamana ingin melakukan sebuah modifikasi pada program yang ada, maka hal ini mungkin hanya menggunakan satu modul saja. Cobalah untuk menggunakan algoritma. Hal ini agar tidak merugikan pemrograman lainnya.

    Selanjutnya penggunaan algoritma yakni digunakan dalam menjadikan program tersusun dengan lebih rapi. Dengan demikian dapat mempermudah Anda dalam melakukan penyusunan dengan lebih mudah. Oleh karenanya, kerapian pemrograman itu penting agar lebih mudah memahaminya.

    5. Mengatasi Masalah Dengan Logika

    Penggunaan pada algoritma dasar ini memberikan berbagai macam langkah-langkah jelas atau logis dalam menyelesaikan sebuah permasalahan. Jika semakin mudah dalam penjelasannya maka akan lebih cepat terpecahkan.

    Oleh karena itu dalam algoritma sendiri dalam memecahkan masalah menggunakan daya logika agar mudah menemukan sebuah solusi terbaik. Bukan hanya dalam bentuk logis saja, namun juga secara berurutan, sehingga memunculkan solusi lebih tepat.

    Penutup

    Demikianlah pembahasan saya mengenai pengertian algoritma, sejarah algoritma, jenis jenis algoritma hingga contoh algoritma dalam kehidupan sehari hari beserta fungsinya. Semoga penjelasan diatas tadi dapat menambah wawasan anda, dan terimakasih telah berkunjung di website masdzikry, sampai jumpa pada artikel selanjutnya.