Blogroll

Memahami Pengertian Website Dinamis dan Statis



    Pengertian Website Dinamis dan Website Statis

    Website tentu saja memiliki peran yang sangat krusial bagi orang-orang terutama saat menginginkan atau mencari suatu informasi. Dimana hal tersebut tersedia pada web tertentu dengan konten/isi sesuai yang diinginkan. Di sisi lain, masih banyak orang yang belum paham tentang pengertian website dinamis dan website statis. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasannya di bawah ini.
    Baca juga : kelebihan dan kekurangan microsoft power point

    Apa Itu Website Dinamis?

    Secara umum website dinamis ialah suatu halaman yang isi atau kontennya bisa berubah-ubah setiap waktu. Karena dalam teknologi pembuatan web ini telah dirancang sesederhana mungkin guna memudahkan pemakai atau usernya.

    1. Pengertian Web Dinamis

    Secara kompleks definisi dari web dinamis ialah website yang isi atau kontennya bisa diubah dengan lebih mudah. Bahkan tanpa harus melakukan perubahan secara signifikan pada coding ataupun berbagai kode yang tersedia. Konten yang ada pada web ini pun akan tersimpan di dalam sebuah database. Sehingga para pengguna yang tidak paham akan bahasa pemrograman atau coding pun dapat mengubah isinya dengan gampang.

    Website dinamis umumnya dibuat dengan menggunakan CMS (Content management system) melalui penyimpanan data didalam database seperti MySQL. Website ini biasanya tersusun dari bahasa pemrograman seperti, CSS, HTML, JavaScript serta PHP.

    2. Ciri-ciri Website Dinamis

    Ciri-ciri dari website ini adalah penggunaan bahasa pemrograman seperti, HTML, JavaScript, PHP, CSS. Konten yang terdapat didalamnya bisa berasal dari user ataupun dari database yang dimiliki web dinamis serta lebih sering diupdate.

    3. Kelebihan Website Dinamis

    Kelebihan dari website ini ialah dapat berubahnya layout dan konten sesuai dengan keinginan pengguna. Memakai basis pemrograman server guna perubahan data dan dapat memakai CMS untuk mengubah isinya.

    Selain itu website dinamis dapat memfasilitasi komunikasi dua arah antara admin dengan visitor, menggunakan database dalam hal penyimpanan konten, layout serta halaman yang terpisah, dengan begitu lebih ringan sehingga loading/proses lebih cepat.

    4. Kekurangan Website Dinamis

    Salah satu kekurangan website dinamis hanyalah berasal dari sangat kompleksnya web ini sehingga menyebabkan sangat susah ketika dicari menggunakan search engine, namun hal ini tergantung sesuai kemampuan dari masing masing pengguna.

    5. Contoh Website Dinamis

    Contoh dari website dinamis ialah seperti, jejaring sosial dan portal berita yang dimana konten/isinya harus sering perbaharui (update) oleh pengguna atau pemiliknya. Bahkan yang sangat sering mengalami hal ini ialah jejaring sosial dengan pembaruan hampir setiap hari dilakukan.

    Contoh web dinamis
    • http://masdzikry.com
    • http://smkn7sby.sch.id/
    • http://kaskus.co.id/
    • http://ads.id/
    • http://imersa.co.id/
    • dan sebagainya

    Apa Itu Website Statis?

    Pada umumnya website statis ialah web yang isi atau kontennya tidak dapat diubah-ubah dengan mudah oleh penggunanya. Namun website ini sangatlah cocok digunakan untuk beberapa kelompok usaha dikarenakan seringnya memerlukan update dalam setahun.

    1. Pengertian website statis

    Secara utuh definisi dari website statis adalah isi pada dokumen di web tersebut tidak mudah untuk diubah-ubah. Hal ini disebabkan script yang dipakai untuk membuat website statis tidak cukup mendukung dalam hal mengubah konten/isi dokumen.

    Dikarenakan menggunakan script seperti HTML, CSS atau sering disebut cascading style sheet, menyebabkan tidak mudahnya untuk para pengguna yang kurang paham akan hal tersebut, mengubah isi dari dokumen web. Website statis dibedakan menjadi tiga kategori desain.

    • Desain Standar HTML
    Dalam kategori ini umumnya format bersifat lebih statis, meskipun ada efek animasi biasanya itu hanya dilakukan di beberapa bagian tertentu seperti foto galeri ataupun menu. Web dalam desain ini lebih ringan dan cepat saat dibuka. Namun jika ingin mengubahnya, harus memahami coding.

    • Desain Animatif
    Desain animatif dengan penggunaan flash membuat tampilan ini menjadi lebih, namun juga menjadikannya berat serta lambat saat dibuka. Visitor harus memiliki koneksi bagus agar dapat membukanya. Permasalahannya adalah jika diminta untuk update maka script flash harus diperbaiki.

    • Kombinasi Desain HTML dan Flash
    Menggabungkan antara desain standar HTML dan teknologi Flash dalam kebutuhan tertentu untuk memberikan efek dinamis seperti penggunaan animasi adalah salah satu solusi terbaik dalam mengembangkan website.

    2. Ciri-ciri Website Statis

    Hanya menggunakan script seperti, JavaScript, CSS beserta HTML saja dalam membangun website ini. Tidak memiliki database seperti web dinamis, dibutuhkan keahlian untuk mengubah tampilan dikarenakan berurusan langsung dengan scriptnya hingga kurangnya informasi untuk melakukan pembaharuan atau update.

    3. Kelebihan Website Statis

    Website jenis ini memiliki kelebihan dalam hal penggunaan bahasa pemrograman HTML membuatnya lebih mudah mendevelopment website. Tidak dibutuhkan keahlian khusus pada bidang pemrograman untuk pembuatan situs ini serta dapat dilihat langsung tanpa menggunakan server.

    4. Kekurangan Website Statis

    • Isi konten yang tidak dapat diperbarui secara realtime
    • Keterbatasan dalam hal interaksi pengunjung
    • Tidak menggunakan database tambahan seperti website dinamis

    5. Contoh Website Statis

    Contoh website statis bisa diperhatikan dari file web statisnya, dimana pada umumnya menggunakan extensi [dot] html yang bisa dibuka secara langsung tanpa harus memakai web server cukup melalui aplikasi browser.

    Contoh website statis
    • https://jekyllrb.com/
    • http://www.jekyllnow.com/
    • https://gohugo.io/
    • dan sebagainya

      Perbedaan Website Dinamis dan Statis

      Perbedaan Website Dinamis dan Statis
      Perbedaan website dinamis dan statis
      Sebuah situs/website baik itu dinamis ataupun statis memiliki kegunaannya serta prosesnya masing-masing. Namun dalam pembuatannya website dinamis memerlukan waktu dan terbilang lebih sulit dibandingkan dengan website statis. Berikut perbedaanya.

      1. Website Dinamis

      Sebuah web dinamis memiliki kemungkinan dalam hal menampilkan sebuah halaman web yang sama namun memiliki tampilan berbeda. Dalam kasus ini seorang pemilik tidak harus jago coding, karena ketersediaannya fasilitas/fitur untuk membantu pengguna.

      Namun dalam hal membuat website itu menjadi rumit dikarenakan banyaknya fitur yang ada. Diperlukan pengalaman dalam bidang bahasa pemrograman serta biaya. Perihal keamanan website ini lebih rentan dari serangan cyber.

      2. Website Statis

      Website statis atau yang sering disebut dengan website tradisional. Dalam hal performa web ini lebih bagus dibandingkan web dinamis. Keamanan kuat serta kecepatan load/proses menjadi keunggulan website ini.

      Website statis lebih gampang dalam urusan proses pengembangan. Hal itu dikarenakan, tidak memerlukan fungsi-fungsi kompleks seperti ketika meng-coding website dinamis. Namun problem utamanya ialah, saat pemilik ingin memperbarui isi didalamnya.

      Komponen Penting Website

      Ketika Anda ingin membuat sebuah halaman website, ada baiknya memperhatikan beberapa unsur-unsur penting yang sangat mempengaruhi atau menunjang web tersebut. Berikut di bawah ini merupakan beberapa komponen penting website yang perlu anda ketahui.

      1. Domain Name/ Nama Domain

      Nama domain atau URL (Uniform Resource Locator) merupakan sebuah alamat yang bisa ditemui di internet. Hal ini sangat berfungsi dengan tujuan agar website bisa ditemukan dengan mudah ketika melakukan pencarian.

      2. Web Hosting

      Web hosting yaitu sebuah ruangan yang ada dalam harddisk tempat dimana banyak menyimpan data seperti foto, video gambar serta file lainnya. Namun ukuran data yang dimasukan bergantung pada besar atau kecilnya web hosting.

      3. Web Design dan Programming

      Untuk hal ini berfungsi dalam hal membuat penampilan yang menarik dengan menggunakan fasilitas web design seperti desain grafis guna mempercantik halaman web. Sedangkan programming yaitu penggunaan bahasa agar dapat dengan mudah mengartikan bahasa di dalam web.

      Sejarah Website

      Tim Berners-Lee, pria kelahiran London pada 8 Juni 1955 ini pertama kali menciptakan website ditahun 1980-an yang kemudian resmi diluncurkan sebagai website online di tahun 1991. Tim merupakan seorang ilmuwan bidang komputer di Inggris.

      Tujuan utama Tim dalam menciptakan website adalah agar orang-orang dapat mempermudah melakukan penelitian di tempatnya bekerja saat melakukan pertukaran hingga perubahan informasi. Pada bulan Oktober 1990, Tim menulis beberapa teknologi dasar dimana yang sekarang menjadi basic web seperti di bawah ini.

      1. URI (Uniform Resource Identifier)

      URI (Uniform Resource Identifier) adalah sebuah alamat website yang memiliki ciri khas tertentu atau sebuah untaian karakter dalam penggunaan mengidentifikasi sumber, nama serta layanan-layanan di internet.

      Fungsi dari URI ialah memungkinkan dalam hal mengidentifikasi interaksi dengan representasi sumber yang bisanya melalui jaringan (world wide web) menggunakan protokol tertentu. URI biasanya terdiri dari sebuah skema alamat.

      2. URL (Uniform Resource Locator)

      URL (Uniform Resource Locator) merupakan sebuah rangkaian karakter dengan penggunaan format standar tertentu. Berfungsi sebagai penunjuk alamat dalam sebuah sumber di internet, baik itu berupa file gambar, dokumen, teks dan lainnya.

      Sesuai dengan namanya Uniform Resource Locator, dimana membuat hal ini merujuk pada karakter tertentu seperti, angka, huruf serta simbol menuju ke alamat yang terdapat dalam world wide web atau lebih dikenal www.

      3. HTML (HyperText Markup Language)

      HTML (HyperText Markup Language) merupakan sebuah markup internet atau bahasa web. Ini berasal dari kombinasi informasi dan text berupa simbol yang akan diinput ke suatu file dengan tujuan membuat halaman situs.

      HTML sebuah metode yang berfungsi untuk memindahkan satu halaman website ke halaman lainnya dengan menggunakan hyperlink atau sebuah text khusus pada internet. HyperText sudah mengalami banyak perkembangan. Mulai dari versi 1.0 hingga versi 5.0 di tahun 2009.

      4. HTTP (HyperText Transfer Protocol)

      HyperText Transfer Protocol merupakan sebuah perintah lapisan jaringan aplikasi yang berguna untuk sistem informasi kolaboratif, terdistribusi menggunakan hipermedia. Penggunaan HTTP banyak pada pengambilan sumber dengan tautan atau dokumen hiperteks.

      Pengembangan standar HTTP sudah dilakukan world wide web consortium atau W3C serta Internet Engineering Task Force (IETF). Pada akhirnya terjadi publikasi beberapa dokumen Request For Comment (RFC) dibulan Juni 1999.

      5. Website

      Definisi website ialah sebuah dokumen online berupa kumpulan dengan halaman web yang sudah terhubung serta terdapat berbagai macam informasi seperti, text, gambar, video dan suara dimana hal tersebut terpasang pada server hosting.

      Website merupakan sebuah pusat lokasi dari berbagai macam halaman web dimana semuanya terkait serta dapat diakses dengan mengunjungi homepage. Dari situ semua bisa mendapatkan akses mengenai segala informasi.

      Pada tahun 2018 melalui survei yang dilakukan beberapa perusahaan hosting, jumlah website di internet tercatat sekitar 1,3 sampai 1,8 miliar. Namun diantara angka tersebut ada banyak web yang sudah tidak digunakan lagi.

      Pengertian Website Menurut para Ahli

      Mengenai definisi website secara umum yang telah banyak orang-orang ketahui. Ada beberapa ahli yang ikut serta menyuarakan pendapatnya terhadap pengertian dari atau arti dari website. Berikut ulasannya.

      1. Hidayat

      Website adalah halaman-halaman web yang ada didalam domain dimana hal itu bisa mengandung sebuah informasi serta bisa membangun website dengan mudah menggunakan banyak page lainnya yang tersedia.

      2. Sibero

      Website merupakan sebuah sistem yang berhubungan dengan beberapa dokumen dengan pemanfaatan media agar bisa menampilkan teks, gambar, audio serta video apabila akses internet telah digunakan.

      3. Hakim Lukmanul

      Website yaitu sebuah halaman yang memiliki fasilitas internet dengan begitu bisa terkoneksi ke berbagai macam sumber informasi serta ruang lingkup dokumen-dokumen berjarak jauah ataupun dekat.

      4. Gregorius

      Website merupakan beberapa kumpulan halaman web yang terhubung langsung ke beberapa file sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Hal ini sering disebut dengan nama lain yaitu homepage.

      Penutup

      Itulah tadi sedikit pembahasan mengenai pengertian website dinamis dan website statis hingga pengetahuan tentang website sebagai sarana penting dalam komunikasi serta mengedukasi banyak penggunanya. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan.